Taman Kota Sabang-Merauke Diresmikan

  • Whatsapp
Wakil Wali Kota Sabang, Drs. Suradji Junus bersama General Manager PT. PLN Persero Unit Induk Wilayah Aceh, Ir. Jefri Rosiadi, MT saat meresmikan Taman Kota Sabang-Merauke, Rabu (19/8). Foto : Humas Pemko Sabang

SABANG – Pemerintah Kota Sabang meresmikan Taman Sabang Merauke yang berlokasi tepat didepan Kantor Walikota Sabang, Ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan dari sektor pariwisata oleh PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Aceh kepada Pemerintah Kota Sabang, Rabu (19/8).

Wakil Wali Kota Sabang, Drs. Suradji Junus mengucapkan terima kasih kepada PT. PLN dan BUMN lainnya yang telah membantu meringankan Pemerintah dalam membangun tempat-tempat strategis, sebagai ikon tujuan wisata di Kota Sabang.

Bacaan Lainnya

“Kita berterima kasih sekali dengan adanya kepedulian dari BUMN termasuk PLN. Ini paling tidak sudah membantu Pemerintah meringankan penganggaran dalam membangun lokasi strategis bagi kunjungan wisatawan ke Kota Sabang,” katanya.

Wakil Wali Kota juga meminta kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga taman CSR dari PLN ini agar dapat dinikmati oleh semua pihak, terutama wisatawan yang berkujung ke Kota Sabang.

Pada kesempatan yang sama, General Manager PT. PLN Persero Unit Induk Wilayah Aceh, Ir. Jefri Rosiadi, MT mengatakan bahwa kegitan CSR ini sudah menjadi rutinitas dan kewajiban dari Badan Usaha Milik Negara. Mengingat Kota Sabang merupakan tujuan wisata, maka dari itu pihaknya membangun sebuah taman, yang diharapkan akan menjadi salah satu icon baru di Kota Sabang.

“Diharapkan taman yang telah dibangun dan diserahkan kepada Pemerintah Kota Sabang ini, akan bersifat produktif. Yang mana dengan adanya icon baru ini, akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Sabang,” harapnya.

Jefri Rosiadi juga memberikan pujian kepada Pemerintah Kota Sabang dibawah kepemimpinan Nazaruddin S.I.Kom dan Drs. Suradji Junus yang telah memberikan subsidi listrik gratis kepada masyarakatnya.

“Semoga program listrik gratis yang diberikan Pemko Sabang, bisa diikuti oleh kabupaten/kota lainnya di Aceh, karena dengan begitu, kita tidak usah lagi harus menagih kepada masyarakat yang kurang mampu,” terangnya. (dan)

Pos terkait