Terbukti Pelecehan Seksual, Ustad Coy Dicambuk 74 Kali

  • Whatsapp
Seorang ustad, yang mencabuli dua santri disalah satu pondok pesantren di kecamatan Dewantara, Aceh di eksekusi hukuman cambuk 74 kali dihalaman kantor Kejari Aceh Utara, Ustad tersebut dieksekusi cambuk karena telah melanggar Qanun Syariah Islam, Rabu (15/7/2020).

ACEH UTARA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara, mengeksekusi hukuman cambuk terhadap M Zahrul alias Ustad Coy (37) yang terlibat kasus pelecehan seksual terhadap dua santri sebuah dayah di Kecamatan Dewantara, yang digelar di halaman kantor Kejari setempat, Rabu (15/7/2020).

Ustad Coy dicambuk 74 kali dari 80 kali putusan Mahkamah Syariyah Lhoksukon. Terdakwa sudah menjalani hukuman kurungan selama enam bulan sejak proses penyidikan kasus tersebut sampai persidangan.

Bacaan Lainnya

Kepala Kejaksaan Aceh Utara, Pipuk Firman Priyadi, didampingi Jaksa Penuntut Umum, Harri Citra Kesuma mengatakan, eksekusi cambuk terhadap terpidana kasus pencabulan anak dibawah umur, atas putusan Mahkamah Syariah Lhoksukon pada 22 April 2020 lalu.

“Seharusnya terpidana dicambuk sebanyak 80 kali. Karena sudah menjalani hukuman penjara selama enam bulan, kemudian terpidana dikurangi jumlah hukuman cambuknya menjadi 74 kali, pada saat pelaksanaan eksekusi Uqubat Cambuk, tetap menerapkan Physical Distancing (jaga jarak) sesuai standar operasional Prosedur (SOP) protokol kesehatan,” kata Pipuk Firman.

Menurutnya, terpidana telah terbukti melanggar Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang pelecehan seksual yang dilakukan beberapa kali terhadap dua santri dibilik dayah atau kamar tidur korban, pada bulan November 2019 dan bulan Januari 2020.

“Cambuk ini memberikan efek jera kepada terpidana. Namun pelaksanaan eksekusi ini telah memenuhi ketentuan hukum acara jinayah, yaitu berbunyi, uqubat cambuk dilaksanakan di tempat terbuka atau didepan umum yang dapat dilihat oleh warga,” pungkasnya. []

 

Pos terkait