Terlibat Pencurian, Polsek Dewantara Tangkap Tak Uk Uk dan Pacarnya

  • Whatsapp
Personil Polsek Dewantara akhirnya berhasil menciduk D alias Tak Uk Uk (31) dan AS (28) pacar Tak uk uk, pada 5 Januari 2020. Foto Ist

LHOKSEUMAWE – Unit Reskrim Polsek Dewantara akhirnya berhasil menciduk D alias Tak uk uk (31) sang spesialis maling yang selama ini sangat meresahkan masyarakat Kecamatan Dewantara, Aceh Utara dan sekitarnya.

Selain Tak uk uk, polisi juga menciduk AS (28) wanita single yang tak lain pacar Tak uk uk, karena berusaha menyimpan barang hasil curian, berupa Handphone dan sejumlah barang bukti lainnya. Sejauh ini ada 15 belas kasus pencurian dilakukan D, sejak Maret 2020 hingga Januari 2021.

Bacaan Lainnya

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengatakan, aksi Tak uk uk mencuri hanya beraksi saat cuaca hujan deras dan mulai pukul 03.00 WIB hingga pukul 04.30 WIB. “Karena saat cuaca hujan dan waktu dinihari tersebut korbannya pasti tidur sangat lelap, dengan begitu, Tak uk uk dengan mudah mencongkel jendela atau pintu rumah kemudian masuk ke dalam rumah warga untuk mencuri barang-barang berharga,” kata kapolres.

Tak uk uk juga residivis yang baru saja keluar dari Rutan Lhoksukon, setelah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri pada 2016 lalu karena terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor. “Berdasarkan laporan yang masuk ke penyidik ada belasan kasus, yang terbanyak pencurian Handphone warga, ada juga 1 kasus Curanmor,” kata Kapolres AKBP Eko Hartanto didampingi Kapolsek Dewantara AKP Nurmansyah kepada wartawan saat konferensi pers di Aula Mapolres, Jumat (8/1/2021) sore.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto saat bertanya kepada pelaku kasus pencurian di kawasan Dewantara, berinisial D alias Tak Uk Uk (31) dan AS (28) pacar Tak uk uk, saat konferensi pers di Aula Mapolres, Jumat (8/1/2021).

Tak uk uk adalah warga Gampong Keude Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, ditangkap pada 5 Januari lalu sekitar pukul 11 malam di sebuah jalan.

Eko Hartanto juga menerangkan setelah dikembangkan, pada Rabu 6 Januari lalu sekitar pukul 04.00 WIB, petugas menangkap AS saat tidur nyenyak di rumahnya di Gampong Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara.

“AS pacar Tak uk uk sekaligus tunangan. Wanita ini juga mantan residivis kasus penyalahgunaan narkoba sabu dan divonis bersalah pada 2018 di PN Lhoksukon,” ungkap AKBP Eko.

Barang bukti yang disita dari kedua tersangka yakni 10 smartphone , 1 handphone, 1 sepeda motor matic Honda Scoopy hitam merah BL 4122 KAP, 1 sepeda gunung anak-anak merek Phonix, 1 jam tangan merek Swiss Army dan dua buah obeng.

D alias Tak uk uk dijerat dengan pasa 363 ayat (1) ke-3e dan ke-5e jo pasal 56 ayat(1) KUHPidana, maksimal kurungan 7 tahun. Sedangkan tunangan wanitanya yaitu AS dijerat dengan 480 KUHPidana dengan ancaman kurungan maksimal 4 tahun penjara. []

Pos terkait