Tersangka Pemalsu Surat Rapid Test Diringkus Polisi

  • Whatsapp
dokumen hasil rapid
Ilustrasi Rapid Test. Foto : Ist

SIBOLGA – Polres Sibolga meringkus seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seorang perawat yang diduga memalsukan dokumen surat keterangan hasil rapid test corona (COVID-19), di pelabuhan penyeberangan Angkutan Sungai dan Penyeberangan (ASP) Kota Sibolga, Sabtu (27/6).

Adapaun kedua pelaku, yakni seorang perawat berinisial MAP (30) bekerja di Klinik YS Jalan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah dan seorang lagi berinisial EWT (49) warga Jalan Padang Sidempuan, Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Bacaan Lainnya

Wanita ini merupakan ASN yang bertugas sebagai staf seorang dokter di kantor Dinas Kesehatan setempat.

Dari aksi tersebut, petugas mengamankan, 52 rangkap fotocopy Hasil Laboratorium Patologi Klinik, 24 rangkap surat Hasil Laboratorium Patologi Klinik, 43 buah alat suntik bekas dan 1 lembar kertas kuning Pemeriksaan Laboratorium.

Kapolres Sibolga AKBP Triyadi Sik melalui Kasubag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin mengatakan, pengungkapan dugaan pemalsuan Rapid tes itu bermula saat Reskrim Polres Sibolga mendapat informasi perihal ditemukannya surat hasil rapid test yang diduga palsu di pelabuhan penyeberangan ASP Kota Sibolga.

Berdasarkan informasi tersebut, personil Sat Reskrim Polres Sibolga melakukan penyelidikan. Berdasarkan informasi, pada Sabtu (27/6),sekitar pukul 10.30 WIB, petugas berhasil mengamankan 1 orang perempuan berinisial EWT di Jalan SM. Raja Kelurahan Pancuran Dewa, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga dan kemudian dilakukan introgasi kepada pelaku.

“Pelaku menjelaskan bahwa ia melakukan pemalsuan tersebut bersama dengan 1 orang rekannya,” kata Iptu R Sormin, Minggu (28/6).

Pos terkait