Tim Medis AL Beri Layanan Kesehatan untuk Korban Banjir di Lhoksukon

  • Whatsapp
Tim Medis TNI AL Lanal Lhokseumawe, Letda Laut (K) dr M Yoga memeriksa kesehatan lansia di tempat pengungsian di Lhoksukon, Aceh Utara, Minggu (6/12). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

ACEH UTARA – Tim Medis TNI AL Lanal Lhokseumawe memberikan layanan kesehatan untuk memastikan kondisi kesehatan para warga yang terkena banjir di tempat pengungsian. Sebagian besar dari warga yang datang untuk memeriksakan diri mulai para lansia hingga anak-anak.

Tim medis AL langsung menangani keluhan para warga dengan memberikan obat-obatan, namun jumlahnya terbatas.

Bacaan Lainnya

Tim Medis TNI AL Lanal Lhokseumawe, Letda Laut (K) dr M Yoga memeriksa kesehatan lansia di tempat pengungsian di Lhoksukon, Aceh Utara, Minggu (6/12). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

Danlanal Lhokseumawe Kolonel Laut (P) Muhammad Dimmi Oumry juga memberi perintah untuk mengerahkan tim medis memberikan layanan kesehatan untuk memastikan kondisi kesehatan para warga yang terkena banjir.

Ini bagian respon kita terhadap kondisi banjir di Aceh Utara yang kian parah. Dan sesuai perintah dari Kepala Staf TNI AL Laksamana Yudo Margono,” kata Danlanal Kolonel Laut Dimmi Oumry.

Tim Medis TNI AL Lanal Lhokseumawe, Letda Laut (K) dr M Yoga mengatakan, keterbatasan tenaga kesehatan serta obat-obatan menjadi faktor tidak maksimalnya pelayanan terhadap warga yang membutuhkan pertolongan kesehatan.

“Dikhawatirkan bencana banjir menyebabkan penyakit lain seperti leptospirosis disamping demam, batuk, pilek dan diare, ujar dr. Yoga.

Dinkes Aceh Utara Siagakan Posko Kesehatan

Sementara itu, Kepala Dinkes Aceh Utara, Amir Syarifuddin kepada Wartawan, Senin (7/12/2020) mengatakan, saat ini telah menyiagakan posko kesehatan di lokasi rawan banjir, tepatnya dekat jembatan kota Lhoksukon. Hal itu untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada korban banjir.

“Ada beberapa titik perlu dibuat posko kesehatan siaga pascabanjir diantaranya Lhoksukon, Pirak Timu dan Matangkuli juga akan disiagakan. Kita utamakan posko kesehatan ini di lokasi banjir yang memang tidak mungkin diterobos masyarakat ke tempat palayanan induk atau Puskesmas,” kata Amir.

Di posko tersebut sudah kita sediakan mobil yang dilengkapi perlengkapan kesehatan, petugas memantau terus 24 jam ke setiap pengungsian. []

Pos terkait