TM Nurlif Diharapkan Kembali Pimpin Golkar Aceh

  • Whatsapp

BANDA ACEH – TM Nurlif yang saat ini masih memimpin Ketua Pimpinan Daerah (DPD-1) Partai Golkar Aceh, diharapkan bisa mencalonkan kembali dalam Musda pemilihan Ketua Golkar Aceh pada Maret 2020 mendatang, agar dapat kembali memimpin Partai berlambang pohon beringin itu untuk periode lima tahun kedepan.

Harapan tersebut disampaikan Ketua Dewan Penasehat DPD II Partai Golkar Banda Aceh Muntasir Hamid kepada awak Media di Banda Aceh, kemarin.

Bacaan Lainnya

Muntasir beralasan, ditengah dinamika politik yang mendera Partai Golkar belakangan ini, TM Nurlif mampu membuat Golkar bertahan dalam perolehan kursi dan suara di Aceh.

Pada pemilu 2019 kemarin perolehan kursi di tingkat DPRK bertambah dua seluruh Aceh, untuk DPRA tetap jumlahnya, dan DPR-RI dua kursi tapi suara bertambah. Perolehan kursi dan suara Golkar di Aceh tetap bertahan dan sedikit bertambah, meski tidak signifikan,” jelasnya.

“Saya menyakini, alasan saya juga sama dengan sejumlah pengurus DPD II Golkar (kabupaten/kota) di Aceh yang sama-sama berkeinginan agar TM Nurlif kembali memimpin DPD I Partai Golkar Aceh”, tambahnya.

Untuk itu dia menghimbau kepada teman-teman di DPD II tidak terpengaruh dengan proganda atau adanya dinamika politik yang ada. Yang jelas TM Nurlif itu sudah bisa membawa Partai Golkar Aceh tidak turun.

Meskipun di akui adanya kekurangan-kekurangan pada TM Nurlif dalam memimpin Golkar Aceh.“TM Nurlif kan bukan tuhan atau malaikat, pasti ada kekurangan-kekurangan. Yang terpenting untuk ke depan semua elemen-elemen di Partai Golkar, khususnya yang senior, dapat memberikan pemikiran-pemikiran yang lebih baik,” ujarnya.

“Saya sebagai seorang kader atau Ketua Dewan Penasehat Partai Golkar Banda Aceh, melihat barometer provinsi dari hasil kerja TM Nurlif maka kita dukung untuk maju kembali,” tambah Muntasir.

Muntasir pun mengimbau kepada jajaran pengurus DPD II Golkar untuk dapat jeli dan betul-betul selektif dalam menentukan sosok ketua yang akan memimpin Golkar Aceh ke depannya.

“Sekali lagi saya mengimbau jangan terpengaruh dengan propaganda-propaganda atau lainnya. Golkar itu partai besar, maka para kader Golkar jangan merasa kecil,” imbuhnya.

Sementara itu ketika ditanyai dukungan para pengurus daerah terhadap TM Nurlif untuk dapat maju kembali dalam pencalonan ketua Golkar Aceh, Muntasir menjelaskan secara kasat mata dan komunikasinya dengan sejumlah pengurus DPD II Golkar, hampir 75 persen mayoritas menginginkan TM Nurlif kembali memimpin Golkar Aceh.

“Tapi tentunya tidak mungkin saya buka, karena itu hak masing-masing DPD. Tapi dari hasil komunikasi, rata-rata menginginkan Nurlif kembali maju,” ungkap Muntasir yang penah menjabat sebagai Wakil Sekjen DPP Partai Golkar ini.

Sementara itu soal para calon ketua yang dipastikan maju (mencalonkan diri), Muntasir mengatakan dari pemberitaan media dan informasi yang diterimanya, para kandidat yang akan maju sebagai calon ketua Golkar Aceh di antaranya yaitu Sulaiman Abda, Husin Banta, Andi Sinulingga, dan Hendra Budian.

“Untuk Pak Nurlif sendiri, saya berharap secara pribadi dan keorganisasian untuk dapat maju kembali dalam pemilihan ketua Golkar Aceh nantinya. Kepada seluruh kader Partai Golkar di Aceh saya mengajak untuk dapat solid dan membesarkan Partai Golkar,” ujar Muntasir Hamid. (mh)

Pos terkait