Turun 34 Poin, Rupiah Gagal Manfaatkan Pelemahan USD

  • Whatsapp
dolar usd

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di data Bloomberg pada Senin (8/4), ditutup melemah 34 poin atau 0,24% menjadi Rp14.167 per USD.

Awal perdagangan, rupiah dibuka terkoreksi 18 poin menjadi Rp14.150 per USD, dibanding Jumat pekan lalu di Rp14.132. Sepanjang hari ini, rupiah diperdagangkan di level Rp14.147-Rp14.173 per USD.

Bacaan Lainnya

Rupiah dan sejumlah mata uang Asia lainnya pada Senin petang ini, melemah melawan mata uang George Washington. Won Korea Selatan memimpin pelemahan -0,76%, disusul rupee India -0,59%, rupiah -0,24%, ringgit Malaysia -0,23%, yuan China -0,16%, dolar Taiwan -0,13%, baht Thailand -0,09%, dolar Singapura -0,08%, dan peso Filipina -0,06%. Satu-satunya mata uang Asia yang menguat adalah yen Jepang +0,27% menjadi 111,43 yen.

Sementara itu, data Yahoo Finance mencatat rupiah melemah 45 poin atau 0,31% menjadi Rp14.165 per USD, dibandingkan Jumat pekan lalu di Rp14.120 per USD. Senin ini, mata uang kecintaan kita bergerak di Rp14.120-Rp14.170 per USD.

Data cadangan devisa Indonesia bulan Maret 2019 yang meningkat menjadi USD124,5 miliar, tidak direspon oleh pasar. Pasar cenderung melakukan aksi ambil untung, dimana rupiah telah menguat 5 hari beruntun di pekan lalu. Selama periode tersebut, penguatan rupiah menguat 0,82%.

Rupiah pun gagal memanfaatkan pelemahan USD. Melansir CNBC, kendati data tenaga kerja AS bulan Maret tumbuh 196.000 pekerjaan, lebih tinggi dari perkiraan ekonom sebesar 175.000 orang, belum mampu mengangkat USD.

Pasalnya pertumbuhan upah kehilangan momentum, dimana upah rata-rata per jam hanya naik 0,1%, sedangkan Februari melonjak 0,4%. Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun jatuh ke level 2,49%, lebih rendah dari akhir pekan lalu di level 2,54%.

Hal tersebut ditambah kemajuan baru pembicaraan dagang Amerika Serikat dengan China, yang semakin mengurangi selera investor. Investor pun memilih yen Jepang sebagai safe haven, ditengah masih adanya tantangan soal Brexit.

Sehingga indeks USD yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang lainnya, diperdagangkan tergelincir menjadi 97,301, dibanding sesi penutupan pekan lalu.


Sumber: Sindonews.com

Pos terkait