Ucok Sibreh Ketua DPD II Golkar

  • Whatsapp
ucok sibreh
Muhibuddin Ibrahim, SE, biasa disapa Ucok Sibreh, kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Partai Golkar Aceh Besar, Kamis (27/8). Foto : Ist

ACEH BESAR – Muhibuddin Ibrahim, SE, akrab disapa Ucok Sibreh, kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Partai Golkar Aceh Besar dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke XI, di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (27/8).

Ucok Sibreh terpilih secara Aklamasi. Ia hanya satu-satunya kandidat calon ketua DPD II yang mendaftat hingga akhir masa penutupan pendaftaran yang dibuka sejak tiga hari lalu.

Bacaan Lainnya

Musda DPD II dibuka langsung Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, T.M Nurlif dan dihadiri Bupati Aceh Besar Ir. Mawardi Ali, Wakil ketua DPRK dari Partai Aceh Bahtiar, dan para perwakilan partai Nasional dan lokal lainnya yang saat ini menjadi anggota DPRK di Aceh Besar dan 23 peserta yang berhak memberi suara, yakni para ketua kecamatan, ormas pendiri, sayap dan organisasi yang didirikan.

Sesuai ketentuan, dengan ketua terpilih sekaligus menjadi ketua tim formatur untuk menyusun kepengurusan DPD II Partai Golkar Aceh Besar periode 2020-2025. Setelah sebelumnya telah meminpin golkar pada periode 2016-2020.

Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Besar terpilih, Ucok Sibreh mengakui, tidak mudah bagi dirinya memimpin Partai Golkar Aceh Besar kedepan. Terlebih dengan berbagai tantangan dan dinamika perpolitikan kedepan kian kompetitif dan berat.  Karena itu, kebersamaan, kesolidan dan kekompakan keluarga besar Partai Golkar Aceh Besar harus tetap dipertahankan.

“Saya tidak akan mampu berbuat apapun demi kebesaran dan kejayaan Partai Golkar tanpa ada dukungan pengurus dan kader Golkar Aceh Besar,” ucapnya.

Dia bertekad, terus membangkitkan, menumbuhkan dan membangun kepercayaan masyarakat kepada partai Golkar di Kabupaten Aceh Besar.

Ucok mengatakan, sesuai dengan arahan ketua DPD I, bagaimana kedepan agenda politik ini bisa direbut oleh Golkar. Agenda yang paling dekat adalah Pilkada. “Yang pertama akan dilakukan adalah konsolidasi partai, penguatan struktur partai, sehingga mesin ini bisa berjalan, bisa bergerak di dalam masyarakat,” kata Ucok Sibreh.

Agenda selanjutnya, kata Muhibuddin Ibrahim adalah akan melakukan rapat kerja. Nanti poin-poin apa, yang ingin kita dapati, kemudian konsolidasi partai, sampai ke Kecamatan dan tingkat gampong. Setelah itu mesin partai ini bisa dihidupkan untuk memenangi pilkada pada tahun 2020 mendatang. Itu yang akan dilakukan.

“Kedepan bila mesin ini sudah solid, untuk pileg juga bisa digunakan, artinya dengan konsolidasi partai dan penguatan, tentu trik trik untuk merebut hati rakyat tentu melalui DPRnya, bagaimana DPR golkar itu bisa berjuang untuk memperjuangkan program-program rakyat,” ujarnya. (rel)

Pos terkait