Unsyiah Kembali Pertahankan Akreditasi A

  • Whatsapp
unsyiah
Kampus Universitas Syah Kuala. Foto : Ist

BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Aceh kembali meraih akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Akreditasi ini berlaku hingga 11 Juli 2025 mendatang.

“Alhamdulillah, keberhasilan ini adalah wujud dari komitmen kita untuk terus mengembangkan perguruan tinggi ini. Maka hal ini bukan hanya kebanggaan Unsyiah secara institusi, tapi kebanggaan bagi rakyat Aceh yang terus mendukung perguruan tinggi ini,” kata Rektor Unsyiah Prof Samsul Rizal dalam keterangan tertulis, Kamis (16/7/2020).

Bacaan Lainnya

Akreditasi baru Unsyiah itu diperoleh berdasarkan Keputusan BAN-PT No. 490/SK/BAN-PT/Ak-PP/PT/VII/2020 yang menyatakan Unsyiah kembali berstatus akreditasi A berlaku mulai tanggal 11 Juli 2020-11 Juli 2025. Ini akreditasi A kedua yang diperoleh Unsyiah sejak 2016 lalu.

Menurut Samsul, BAN-PT memberikan akreditasi A ke Unsyiah setelah memenuhi sejumlah kriteria mutu yang ditetapkan. Beberapa penilaian di antaranya mutu integritas, mutu produktivitas luaran (output) dan capaian (outcomes), mutu input, dan mutu proses.

“Semua standar mutu yang ditetapkan itu berhasil Unsyiah penuhi. Ini penting bagi Unsyiah, untuk memberikan jaminan bagi masyarakat terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan di kampus ini,” jelas Samsul.

Unsyiah untuk pertama kalinya meraih akreditasi A pada tahun 2016. Saat itu Unsyiah mampu melakukan lompatan akreditasi yang cukup signifikan, yaitu dari C ke A.

Samsul mengatakan, keberhasilan tersebut membuat Kemenristekdikti memilih Unsyiah sebagai rujukan bagi perguruan tinggi manapun di Indonesia untuk tempat belajar akreditasi.

“Semenjak itu, banyak perguruan tinggi yang datang ke Unsyiah. Unsyiah pun secara terbuka membagikan informasi dan strateginya. Sebab kita ingin bersinergi untuk membangun dunia pendidikan di Indonesia,” ujar Samsul.

Selain itu, kata Samsul, saat ini lima program studi di Fakultas Teknik Unsyiah juga berhasil meraih akreditasi internasional, yang dikeluarkan oleh Indonesian Accreditation Board For Engineering Education (IABEE) . Kelima prodi itu adalah Teknik Kimia, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro dan Teknik Geofisika.

“Kelima prodi ini berhasil mendapatkan kriteria Provisionally Accredited,” sebutnya.

Pos terkait