Update Corona di Indonesia : 11.192 Positif, 1.876 Sembuh, 845 Meninggal

  • Whatsapp
Jubir Corona RI, Yurianto. Foto : ANTARA

JAKARTA – Pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia per Minggu (3/5) secara kumulatif berjumlah 11.192 orang. Sebanyak 845 orang meninggal dunia, dan 1.876 dinyatakan sembuh.

“Pasien positif corona masih bertambah hari ini,” kata Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta.

Bacaan Lainnya

Jumlah kasus positif, kesembuhan, dan meninggal dunia pada hari ini mengalami peningkatan. Untuk pasien positif bertambah 349 orang, pasien sembuh bertambah orang 211 orang, dan yang meninggal bertambah orang 14 orang.

Per hari Sabtu (2/5) kemarin, secara kumulatif pasien positif Covid-19 berjumlah 10.843 orang. Sebanyak 831 orang meninggal dunia, 1.665 dinyatakan sembuh.

Virus corona telah menyebar di 34 provinsi dan lebih dari 200 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Episentrum pun bertambah dari semula DKI Jakarta dan sekitarnya, hingga ke kota/kabupaten di provinsi lain.

Pemerintah pusat terus menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar mengurangi kegiatan di luar rumah. Menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, tidak berkerumun, mengenakan masker, dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun..

Presiden RI Joko Widodo menetapkan status kedaruratan kesehatan masyarakat sejak akhir Maret 2020. Ia juga menetapkan pandemi virus corona sebagai bencana nasional nonalam.

Kebijakan lain untuk menekan penyebaran virus corona adalah pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

DKI Jakarta menjadi daerah pertama yang menerapkan PSBB, disusul daerah-daerah lain penyangga ibu kota seperti Depok, Bekasi, Tangerang. Saat ini, PSBB telah diterapkan di lebih dari 20 kabupaten/kota.

Selain itu, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik sejak 24 April sampai 31 Mei mendatang.

Larangan mudik tersebut berlaku pada daerah yang sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar, zona merah penyebaran virus corona, dan aglomerasi (pemusatan wilayah) PSBB.

“Kita tidak pernah tahu siapa yang membawa virus. Karena secara data banyak orang yang membawa virus tanpa gangguan apapun. Oleh karena itu tetap di rumah, jangan mudik. Ini kunci agar kita memastikan tidak tertular dan menulari orang lain,” kata Yurianto.

Pos terkait