Update Corona di Indonesia : 18.496 Positif, 4.467 Sembuh, 1.221 Meninggal

  • Whatsapp
Update Corona 4 Mei: 11.587 Positif, 1.954 Orang Sembuh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. Foto : ANTARA

JAKARTA – Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia per Selasa (19/5) mencapai 18.496 kasus. Dari jumlah itu, 4.467 orang dinyatakan sembuh, dan 1.221 orang lainnya meninggal.

Data tersebut merupakan data yang terkumpul dari sejumlah wilayah hingga pukul 12.00 WIB.

Bacaan Lainnya

“Bertambah 486 kasus positif, total 18.496 kasus,” demikian dikutip dari laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, covid19.go.id, Selasa (19/5) pukul 15.19 WIB.

Sementara, kasus sembuh bertambah 143 orang dari hari sebelumnya, dan kasus meninggal naik 30 orang dari hari kemarin.

Secara provinsi, kasus Corona terbanyak masih ada di DKI Jakarta dengan 6.059 kasus (33,6 persen), menyusul kemudian Jawa Timur 2.296 kasus (12,7 persen), dan Jawa Barat 1.677 kasus (9,3 persen).

 Sehari sebelumnya, kasus Corona tercatat mencapai 18.010. Sebanyak 1.191 orang meninggal dunia dan 4.324 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 190.660 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 66 laboratorium dan Test Cepat Melokuler (TCM) di 10 laboratorium. Sebanyak 143.035 orang yang diperiksa didapatkan data 18.010 positif dan 125.025 negatif.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengimbau masyarakat untuk berdamai dengan virus corona, meski sebelumnya mengajak para pemimpin G-20 untuk memenangkan perang melawan Corona.

Menurutnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menyarankan agar hidup berdampingan dengan virus corona. Namun, kata Jokowi hidup berdampingan dengan virus corona bukan berarti masyarakat menyerah.

“Justru dari situlah titik tolak menuju tatanan kehidupan baru masyarakat untuk dapat beraktivitas kembali sambil tetap melawan ancaman Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya.

Kebijakan pemerintah dalam mengatasi virus corona pun dinilai sejumlah pihak setengah hati karena lebih mengutamakan ekonomi ketimbang kesehatan warga lewat pelonggaran pembatasan.

Penerapan PSBB untuk menekan penyebaran Covid-19 sudah dilakukan di 27 kabupaten/kota dan empat provinsi. Dari daerah itu, beberapa di antaranya telah melewati PSBB tahap pertama dan masuk ke pelaksanaan PSBB tahap kedua dan ketiga.

Pemerintah belakangan tengah menyiapkan skenario kemungkinan pelonggaran PSBB seiring perkembangan kasus yang terus dipantau saat ini. Presiden Jokowi telah memerintahkan jajarannya menggodok protokol new normal era Corona.

Pos terkait