Update Corona Indonesia : 30.514 Positif, 9.907 Sembuh, 1.801 Meninggal

  • Whatsapp
kemenlu wni
Ilustrasi ruang isolasi pasien corona. Foto : ANTARA

JAKARTA – Kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia bertambah 993 pada Sabtu (6/6), sehingga total menjadi 30.514 kasus. Dari jumlah tersebut, 9.907 sembuh dan 1.801 meninggal dunia.

Data terbaru perkembangan kasus positif virus corona di Indonesia disampaikan Juru Bicara Pemerintah khusus Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto.

Bacaan Lainnya

“Kasus konfirmasi positif 993, sehingga total 30.514 orang,” kata Yurianto saat konferensi pers yang disiarkan via internet, Sabtu (6/6).

Jumlah pasien yang sembuh bertambah 464 per Sabtu (6/6). Dengan demikian, sejauh ini telah ada 9.907 pasien yang sembuh usai terinfeksi virus corona.

Selain itu, ada pula penambahan jumlah kematian. Ada tambahan 31 orang yang meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona. Jumlah total pasien meninggal dunia di Indonesia 1.801.

Yurianto mengatakan bahwa penambahan terbanyak terjadi di Jawa Timur, yakni 284 kasus positif. Penambahan di DKI Jakarta juga masih cenderung tinggi, yakni 104 kasus.

” DKI Jakarta berdasarkan kajian yang kita dapatkan dari data, sebagian dari hasil tracing dilaksanakan secara agresif terhadap kontak positif ditambah lagi pekerja migran Indonesia yang masuk lewat Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Yurianto.

Sejauh ini, pemerintah pusat sudah mewacanakan new normal atau tatanan hidup baru di tengah pandemi virus corona. Sejumlah sektor akan dilonggarkan secara bertahap. Dari mulai tempat ibadah hingga pusat perbelanjaan.

Beberapa pemerintah daerah juga sudah mulai melonggarkan pembatasan yang selama ini diberlakukan. Salah satunya adalah Pemprov DKI Jakarta yang kini menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk melonggarkan sejumlah sektor saat PSBB Transisi berlaku mulai 5 Juni. Dengan begitu, kegiatan masyarakat mulai boleh dilakukan kembali namun masih terbatas dan harus mematuhi protokol kesehatan.

Misalnya, ojek online sudah boleh mengantar penumpang. Rumah ibadah, ruang publik seperti taman, tempat wisata serta pusat perbelanjaan juga akan dibuka kembali secara bertahap, dengan syarat menerapkan protokol kesehatan.

Pos terkait