Waled Husaini: Hukuman Cambuk Harus Tetap Dilaksanakan

  • Whatsapp
uqubat cambuk aceh besar
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar kembali melaksanakan Uqubat Hukuman Cambuk sebanyak 285 kali, atas pelanggar Syariat Islam, Jumat (21/6) di halaman Masjid Al-Faizin Lampeuneurut Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Foto: Doc Kanalinspirasi.com

ACEH BESAR –¬†Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk Husaini A Wahab menyebut pelaksanaan Uqubat hukuman cambuk adalah hal yang harus dilaksanakan pemerintah daerah sesuai peraturan yang telah ditetapkan.

“Uqubat hukuman cambuk terhadap pelanggaran Syariat Islam adalah hal yang harus dilaksanakan oleh pemerintah, sesuai peraturan yang sudah ada,” sebut Wakil Bupati Aceh Besar Tgk Husaini saat menyaksikan pelaksanaan uqubat cambuk di Masjid Al-Faizini kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Jumat (21/6).

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati mengingatkan seluruh masyarakat agar berpikir selalu sebelum melakukan sesuatu perbuatan, agar tidak melanggar Syariat. Perbuatan seperti zina, minum minuman keras dan judi adalah perbuatan terlarang yang hukumannya telah di atur dalam agama. Namun katanya, karena Aceh baru melaksanakan Syariat Islam maka hukuman tersebut akan dilaksanakan secara bertahap.

Baca Juga: Aceh Besar Eksekusi Pelaku Zina, 285 Kali Hukuman Cambuk

“Semua perbuatan seperti Zina, Minum Khamar dan Judi ada hukuman yang telah ditetapkan Allah secara Syari Hakiki. Namun karena Aceh baru menjalankan Syariat Islam maka hukuman dilaksanakan perlahan,”jelas Wakil Bupati yang akrab disapa Waled Husaini tersebut.

Waled juga berpesan agar setiap warga menjaga diri sendiri dan anggota keluarga, baik lingkungan pergaulan di tempat kerja, sekolah hingga pengawasan dalam penggunaaan Handphone. Khususnya bagi anak-anak dan remaja agar tidak mengakses konten negatif pornografi  dan asusila yang mendorong perbuatan melanggar syariat.

“Mari bersama kita menjaga daerah Aceh khususnya kabupaten Aceh Besar dari perbuatan yang bertentangan dengan syariat Islam,” pungkas Waled. (*)

Pos terkait