Warga Lakukan Aksi Damai “Gampong Kamoe Keun Tong Broh” di Kota Krueng Geukueh

  • Whatsapp
Geuchik Keude Krueng Geukueh Ardy Ilyas yang juga koordinator aksi bersama sejumlah warga menggelar aksi damai “Gampong Kamoe Keun Tong Broh” di Bundaran Tugu Budjang Salim, Kota Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Selasa (18/8/2020). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

ACEH UTARA – Sejumlah warga Krueng Geukueh menggelar aksi damai “Gampong Kamoe Keun Tong Broh” (Desa kami bukan tong sampah) di Bundaran Tugu Budjang Salim, Kota Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Selasa (18/8/2020) sore.

Aksi tersebut demi menciptakan lingkungan bersih dan sehat. Dalam aksi itu juga turut dihadiri Anggota DPR Aceh Komisi V Fakhurrazi dan Muspika Dewantara.

Bacaan Lainnya

Para peserta aksi juga membentakan beberapa helai spanduk dan poster bertuliskan, ‘Bek beuh broche di gampong kamoe, gampong kamoe keun tong broeh’.

‘Berani buang sampah disini nyawa taruhannya, dibacok warga jangan salahkan kami’.

‘Kalheuh ku peugah bek kaboh broeh beurangkapat, meunyo ku teumee ku peuabeh’.

Sejumlah warga Krueng Geukueh menggelar aksi damai “Gampong Kamoe Keun Tong Broh” (Desa kami bukan tong sampah) di Bundaran Tugu Budjang Salim, Kota Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Selasa (18/8/2020). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

Geuchik Keude Krueng Geukueh Ardi Ilyas mengatakan, aksi damai hari ini guna menciptakan lingkungan yang bersih. Aksi ini merupakan inisiatif dari pihaknya untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya hidup bersih dan sehat.

Aksi ini juga dilakukan karena masyarakat sudah mulai gerah dengan kondisi sampah yang berserakan dimana-mana.

Ia juga menambahkan, aksi ini juga untuk mensosialisasi  dalam menciptakan desa bersih, karena selama ini sangat banyak sampah-sampah berserakan dan juga kiriman sampah dari desa lain. Sehingga kita lakukan konvoi aksi damai ini,” ujar Geuchik Ardy.

Pihaknya juga sudah sering lakukan himbauan kepada masyarakat terkait sampah, namun belum juga efektif. Sebelumnya juga kita sudah mencari solusi dengan dinas kebersihan terkait tempat pembuangan sampah (TPS), kita sudah sepakat dalam waktu dekat ini solusi tersebut akan terealisasi. 

Untuk kedepannya pihak pemerintah desa sudah menganggarkan dana dari desa untuk menyediakan dua unit kendaraan pengangkut sampah dan sifatnya berbayar. “Dengan adanya kendaraan pengangkut sampah, maka kita agar masyarakat sama-sama peduli terhadap keberhasilan lingkungan agar Kota Krueng Geukueh yang menjadi Kota Central ini dapat menjadi bersih,” ungkap Ardy Ilyas yang juga sebagai Koordinator aksi.

Anggota DPR Aceh Fakhrurrazi akrab disapa F Rozi yang juga merupakan putra Keude Krueng Geukueh ikut turun dalam peserta aksi damai “Gampong Kamoe Keun Tong Broh” di Bundaran Tugu Budjang Salim, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Selasa (18/8/2020). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

Sementara itu, Anggota DPRA Komisi V Fakhrurrazi H Cut akrab disapa F Rozi mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh perangkat desa dan warga keude Krueng Geukueh, terkait aksi damai menciptakan lingkungan bersih. Karena tujuan dari aksi ini adalah agar desa setempat tidak menjadi tempat akhir pembuangan sampah.

Dengan aksi yang dilakukan hari ini, semoga kedepannya sudah ada tempat khusus untuk pembuangan sampah. Dengan adanya tempat khusus maka tidak akan terjadi lagi pembuangan sampah sembarangan di kota Krueng Geukueh.

Dengan begitu Desa Krueng Geukueh akan menjadi bersih dan sehat. Sebagai wakil rakyat di Parlemen DPR Aceh dirinya akan menampung dan menyahuti aspirasi dari warganya.

“Saya berjanji akan menyahuti tuntutan aksi, apakah dari dana Bupati Aceh Utara maupun dari dana aspirasi saya di DPR Aceh, ini semata bertujuan untuk membangun desa saya agar tidak lagi identitas dengan daerah penuh sampah,” ungkap F Rozi.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya, mari sama-sama menjaga kebersihan karena keberhasilan tersebut merupakan sebagian dari iman, pungkas F Rozi yang juga merupakan putra Keude Krueng Geukueh. []

Pos terkait