WH Langsa Razia Belasan Remaja Berpakaian Ketat, Orangtua dan Keuchik Dihubungi

  • Whatsapp
razia pakaian ketat langsa
Remaja Pakaian Ketat dihentikan WH Langsa. Foto: Ist

LANGSA  – Polisi Syariat Islam Wilayatul Hisbah (WH) kota Langsa melakukan pembinaan kepada belasan warga yang terjaring dalam razia pakaian ketat, Senin (29/7) di jalan Ahmada Yani, Langsa.

Pengendara kendaraan yang terjaring dalam razia penegakan Syariat Islam tersebut umumnya merupakan gadis remaja yang mengenakan baju atau celana ketat membentuk postur badan.

Bacaan Lainnya

“Mereka yang terjaring umumnya memakai pakaian ketat bahkan ada yang tak berjilbab,” kata Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa Drs H Ibrahim Latif MM seperti dikutip dari BeritaKini.co

Setelah dilakukan pendataan, warga yang terkena razia dibawa ke kantor Dinas Syariat Islam Kota Langsa menggunakan mobil patroli WH. Mereka selanjutkanya diberikan nasihat dan pembinaan serta peringatan untuk tidak mengulangi pelanggaran.

Petugas juga menghubungi orangtua dan pihak keluarga para pelanggar untuk membawa pakaian ganti ke kantor.

“Kita suruh ganti pakaian yang ketat dengan pakaian yang islami yaitu pakaian yang menutup
aurat, tidak membentuk lekuk tubuh, tidak ketat dan tidak transparan dan memakai jilbab,” kata
Ibrahim Latif.

Para pelanggar itu juga diwajibkan menandatangani surat pernyataan di kertas bermaterai, yang
berisi pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatannya.

“Setelah itu, mereka baru boleh dibawa pulang oleh keluarganya masing masing,” kata Ibrahim
Latif.

Tidak hanya sampai disitu, Dinas Syariat Islam juga akan menyurati keuchik (lurah/ kepala desa – red) di masing-masing pelanggar, memberitahukan tentang pelanggaran yang dilakukan warganya.

“Ini kita lakukan untuk memberikan efek jera agar mereka tidak mengulangi lagi pelanggaran dan pelajaran bagi masyarakat lain. Jika mereka mengulangi pelanggaran, akan ada sanksi lebih berat,” tegas Ibrahim Latif. (*)

Pos terkait