Wiku Sarankan Masyarakat Ganti Masker Scuba

  • Whatsapp
Masker Scuba. Foto : Shutterstock

JAKARTA – Juru bicara sekaligus Ketua Dewan Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyarankan agar masyarakat mengganti masker scuba dengan masker berbahan kain katun. Ia mengatakan masker dengan dasar bahan scuba yang saat ini banyak beredar di masyarakat tak terlalu efektif menyaring udara.

“Masker scuba atau buff ini adalah masker dengan satu lapis saja dan terlalu tipis. Sehingga kemungkinan untuk tembus tidak bisa menyaring lebih besar,” kata Wiku dalam konferensi pers, Selasa, (15/9).

Bacaan Lainnya

Wiku mengatakan faktor lain yang harus dipertimbangkan dari masker scuba adalah bahannya yang elastis. Hal ini kerap membuat penggunanya justru tak menggunakan masker ini secara sembarangan.

“Masker scuba sering mudah untuk ditarik ke bawah di dagu sehingga fungsi masker menjadi tidak ada,” kata Wiku.

Ia pun mengimbau masyarakat menggunakan masker secara lebih benar. Penggunaan masker yang baik dan benar, kata Wiku, adalah dengan melindungi menutup area batang hidung sampai dengan mulut dan dagu serta rapat di pipi.

Bagi masyarakat, ia mengatakan masker kain sudah cukup dan tak perlu menggunakan masker bedah sekali pakai yang dapat membebani biaya pembeliannya. Adapun masker kain yang ia rekomendasikan adalah masker dengan tiga lapisan.

“Mengapa hal itu penting karena kemampuan memfilter atau menyaring partikel virus itu akan lebih baik dengan jumlah lapisan yang lebih banyak dalam hal ini tiga lapisan berbahan katun,” kata Wiku.

Wiku mengingatkan kembali semua masyarakat terutama yang ada di daerah-daerah publik, agar berinteraksi dengan orang lain harus menggunakan masker. Penggunaan masker bedah hanya ditujukan bagi petugas medis dan orang yang tengah sakit atau bergejala.

Pos terkait