Yukon Afrinaldo Jadi Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe

  • Whatsapp
yukon afrinaldo
Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi pimpin serah terima jabatan Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe kepada Yukon Afrinaldo menggantikan , Jumat (7/2). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

LHOKSEUMAWE – Yukon Afrinaldo kini resmi menjadi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe menggantikan Yufrizal. Prosesi pengukuhan dilakukan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi di Gedung Perwakilan BI Lhokseumawe, Jumat (7/2).

Yufrizal yang telah menjabat selama 4 tahun, kini percayakan sebagai Kepala BI Provinsi Kalimanta Utara. Sedangkan Yukon Afrinaldo sebelumnya menjabat Kepala Perwakilan BI Cirebon.

Bacaan Lainnya

Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi, mengungkapkan ada beberapa pesan yang harus diingat oleh pimpinan perwakilan BI di daerah.

Poin pertama, Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe tetap meneruskan kontribusi positif terhadap kemajuan daerah.

Kedua, pimpinan BI Lhokseumawe untuk tetap menjaga uang rupiah beredar dengan baik.

Ketiga, pimpinan BI Lhokseumawe agar tetap menjaga soliditas serta terus bersinergi dengan semua pihak. Baik secara internal maupun eksternal dengan stakeholder lainnya.

Sementara itu, Wali Kota Lhokseumawe Suadi Yahya, menyampaikan dalam inflasi Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Bank Indonesia tergabung dalam tim pengedalian inflasi daerah (TPID) Kota Lhokseumawe. Bahkan kita juga sudah sama-sama mengawal harga-harga untuk mengendalikan inflasi.

Selain itu, pihaknya juga telah menyusun peta jalan (road Map) pengendalian inflasi Kota Lhokseumawe tahun 2019 sampai dengan 2022. Ia menyebutkan untuk menjalankan gerakan tersebut, melalui Dinas Pertanian kita memberikan bibit cabai merah dan tomat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk ditanam di perkarangan rumahnya masing-masing.

“Adanya program ini diharapkan dapat menular kebiasaan bertanam kepada masyarakat umum, jika harga komonitas tinggi dipasar, maka masyarakat memiliki alternatif sumber pasokan dari tanaman sendiri,” katanya.

Menurut Suadi Yahya, atas sinergi antara TPID bersama telah berdampak pada pengedalian inflasi Lhokseumawe tahun 2019 sebesar 1,20 persen. Inflasi tersebut lebih rendah dari inflasi Provinsi Aceh 1,69 persen dan nasional 2,72 persen.

“Atas percapaian tersebut kami mengapresiasikan kepada semua pihak yang telah bergabung dalam TIPD Kota Lhokseumawe termasuk Bank Indonesia,”pungkasnya.

Pengukuhan itu turut hadir Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Aceh Zainal Arifin Lubis, Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya, Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib, Sekda Lhokseumawe T. Adnan, Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Inf Agung Sukoco, Wakapolres Lhokseumawe Kompol Ahzan, Stakeholder dan sejumlah tamu undangan lainnya. (*)

Pos terkait